Operasi Aman Nusa II, Subsatgas Binmas Polda NTT Bantu Warga Terdampak Gempa di Lamba Leda Utara
Kegiatan tersebut di dipimpin oleh Iptu Muhamad Tahir Hasbullah bersama sembilan personel Ditbinmas Polda NTT.
Sebelum melaksanakan kegiatan di lapangan, personel Subsatgas Binmas mengikuti apel gabungan di Posko Ronting yang dipimpin oleh Kapolres Manggarai Timur. Setelah apel, personel bergerak menuju Kampung Ronting, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, untuk melaksanakan sambang dan menyampaikan imbauan kepada masyarakat.
Dalam kegiatan sambang tersebut, personel memberikan informasi kepada masyarakat mengenai keberadaan rumah sakit lapangan yang berlokasi di belakang Koperasi Desa Merah Putih, Kecamatan Lamba Leda Utara. Fasilitas tersebut disiapkan sebagai salah satu bentuk dukungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana.
Selain memberikan imbauan, personel Subsatgas Binmas juga melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa membantu warga mengevakuasi barang-barang dari dalam rumah ke tempat yang lebih aman.
Pada saat kegiatan berlangsung, seorang warga bernama Aldi Muhamad meminta bantuan personel untuk memindahkan barang-barang miliknya dari dalam rumah ke luar rumah. Permintaan tersebut langsung direspons oleh personel sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang menghadapi situasi darurat akibat bencana.
Selanjutnya, personel kembali membantu warga bernama Friska untuk mengeluarkan barang-barang dari dalam rumah sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi pascabencana dan kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Kapolres Manggarai Timur AKBP Haryanto, S.H., S.I.K., M.M., CPHR., menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Aman Nusa II, khususnya dalam memberikan bantuan langsung kepada masyarakat terdampak bencana.
“Dalam situasi bencana seperti ini, kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Tidak hanya dalam aspek pengamanan, tetapi juga melalui pelayanan, pendampingan, dan bantuan kemanusiaan kepada warga yang membutuhkan,” ujar Kapolres.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Ikuti informasi resmi dari pemerintah daerah, BMKG, maupun petugas di posko. Apabila membutuhkan bantuan, segera sampaikan kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti,” tambahnya.
Dalam kegiatan sambang, Subsatgas Binmas menyampaikan sejumlah imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dalam menghadapi situasi darurat bencana gempa bumi.
Masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan pengawasan dan kewaspadaan guna mencegah terjadinya tindak kejahatan, baik pada saat bencana, sebelum maupun setelah bencana.
Personel turut mengingatkan warga agar selalu waspada mengingat masih adanya potensi gempa susulan. Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, terutama berita bohong atau hoaks yang beredar melalui media sosial maupun informasi dari sumber yang tidak jelas.
Apabila menerima informasi terkait bencana, masyarakat diimbau untuk segera melakukan konfirmasi kepada petugas di posko terdekat atau sumber resmi lainnya. Warga juga diminta terus memantau perkembangan situasi melalui informasi resmi dari pemerintah daerah dan BMKG.
Selain itu, personel menyampaikan informasi mengenai keberadaan rumah sakit lapangan yang berada di belakang Koperasi Desa Merah Putih, Kecamatan Lamba Leda Utara, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut apabila membutuhkan pelayanan kesehatan.
Kegiatan sambang dan bakti sosial tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Melalui Operasi Aman Nusa II, Polri tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga hadir memberikan pelayanan, bantuan kemanusiaan, serta edukasi kepada masyarakat guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama masa tanggap darurat.
#NttPenuhKasih

