POLRES MANGGARAI TIMUR BERSAMA MAHASISWA UNDANA SALURKAN BANSOS DAN BANGUN TENDA DARURAT BAGI WARGA TERDAMPAK GEMPA
Manggarai Timur — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana gempa bumi terus ditunjukkan Polres Manggarai Timur melalui aksi nyata di lapangan. Bersama relawan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, personel Polres Manggarai Timur menyalurkan bantuan sosial sekaligus mendirikan tenda darurat bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat gempa bumi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (27/8/2026) dengan menyasar tiga kepala keluarga (KK) di wilayah Desa Nanga Labang, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur.
Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Kapolsek Borong, AKP Eka Darmah Yudah, didampingi Kasi Propam Polres Manggarai Timur AKP Anyer D. R. Nenobais bersama personel, serta dosen Undana Kupang Danang Novita Ruswantara bersama 10 mahasiswa KKN.
Bantuan sosial yang disalurkan berupa bahan pangan dan berbagai kebutuhan pokok masyarakat. Bantuan pangan terdiri dari beras sebanyak enam karung kemasan 5 kilogram, minyak goreng enam liter, gula pasir enam kilogram, biskuit enam kaleng, sarden ABC, mi instan, Energen, serta air mineral sebanyak tiga dos.
Selain kebutuhan pangan, warga juga menerima berbagai perlengkapan dan kebutuhan sanitasi, antara lain sabun mandi, sampo, deterjen Rinso, tisu basah, tisu kering, pembalut wanita, selimut, tikar, dan terpal.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polres Manggarai Timur bersama relawan mahasiswa KKN Undana juga mendirikan satu unit tenda darurat di kediaman Bapak Doni. Pendirian tenda dilakukan karena kondisi rumah yang mengalami kerusakan sudah tidak memungkinkan untuk ditempati.
Tenda darurat tersebut akan digunakan sebagai tempat tinggal sementara bagi enam orang anggota keluarga Bapak Doni selama proses pemulihan pascabencana. Selain mendirikan tenda, tim juga menyerahkan bantuan sembako untuk memenuhi kebutuhan keluarga tersebut.
Sementara itu, bantuan sembako bagi dua keluarga lainnya, yakni keluarga Frengkisius Manbait dan Herman Yoseph Paj, diserahkan oleh tim gabungan sebagai bentuk dukungan untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka selama masa pemulihan.
Tidak hanya memberikan bantuan secara materi, Kapolsek Borong juga memberikan imbauan dan motivasi kepada ketiga keluarga terdampak melalui pendekatan trauma healing. Pendampingan tersebut bertujuan memberikan semangat, mengurangi rasa takut dan trauma, serta membangun kembali rasa aman dan optimisme masyarakat setelah mengalami bencana.
Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Polri dan dunia pendidikan dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana. Kehadiran personel Polres Manggarai Timur bersama mahasiswa KKN Undana diharapkan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus meringankan beban warga yang sedang menghadapi masa sulit.
Polres Manggarai Timur berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi tanggap darurat dan masa pemulihan pascabencana, dengan memberikan bantuan, perlindungan, pendampingan, serta dukungan moril kepada masyarakat yang membutuhkan.
Polri hadir, peduli, dan bersinergi untuk membantu masyarakat bangkit pascabencana.
#NttPenuhKasih

